SATU KALI LAGI, miliki kesempatan โ€˜tuk menjadi pendatang di Pulau Dewata dengan segala keelokannya. Sambangi lokasi penuh budaya dan seni, tak heran apabila pada akhirnya banyak perhelatan fashion show yang juga digelar di sini. Salah satunya bertempat di BICC (Bali International Convention Center), acara ๐“๐ก๐žย  ๐‘ซ๐‘จ๐‘ต๐๐ˆ๐„๐‚๐„ dengan tajuk: ๐ป๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘š๐‘œ๐‘›๐‘ฆ of ๐‘†๐‘ก๐‘ฆ๐‘™๐‘’ and ๐ด๐‘Ÿ๐‘ก๐‘–๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘ฆ, yang mana, sesi pertama sudah rampung terlaksana beberapa jam yang lalu.

AF892CFA-E1CD-4E42-97B9-7E880C381DF1.jpeg

Fokus mengarah ke area belakang panggung, lensa tangkap figur dari si putri Yosadi yang sedang persiapkan diri. Serupa dengan rekan sesama peragawati, penampilannya kali ini dapatkan kesempatan โ€˜tuk pamerkan karya sang perancang busana yang penuh seni.

F7ADE488-EA65-408B-ADA3-B7036AEBA5F3.jpeg

๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ? Tunggu sebentar.

Mari kesampingkan dahulu, nanti kita ulas panjang lebar jikalau perlu. Sebab atensimu kini harus berfokus pada si gadis yang sedang berdiri di dekat panggung utama, menunggu arahan kapan waktunya ia akan tampil ke hadapan. Menjadi penampil paling akhir, tentu mendapat tantangan tersendiri bagaimana nantinya para tamu undangan bisa tetap fokuskan perhatian.

Aba-aba dari ๐˜๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜‹๐˜ช๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ persilakan Dara โ€˜tuk memulai penampilannya. Seolah adegan pembuka dalam sebuah cerita, sang pemeran utamaโ€”dalam narasi iniโ€” arkian kedua cagaknya mulai bergerak.

Yang pertama kali tertangkap pandang dari para tamu undangan saat si model pijaki lintasan adalah, figur wanita dalam balutan ๐˜พ๐™ง๐™š๐™ฅ๐™š ๐˜ฝ๐™ก๐™–๐™ฏ๐™š๐™ง yang dipadukan dengan ๐™‹๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™จ ๐™ฌ๐™ž๐™ฉ๐™ ๐˜พ๐™ค๐™ง๐™ฃ๐™š๐™ก๐™ฎ ๐™€๐™ข๐™—๐™ง๐™ค๐™ž๐™™๐™š๐™ง๐™ฎ, yakni satu set blazer serta celana panjang dengan aksen tambahan berupa bordiran jenis corneli yang timbul. Motifnya menyerupai dua figur wajah dari arah samping yang kemudian diketahui bahwa itu merupakan bentuk penggambaran dari ๐˜‹๐˜ฆ๐˜ธ๐˜ข ๐˜‘๐˜ข๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ด dalam mitos Romawi.

phonto.png

Pakaiannya yang serba hitam dari atas hingga bawah dengan mudah menarik perhatian lantaran kontras dengan ruang penuh warna berpola ๐˜ฑ๐˜ด๐˜บ๐˜ค๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ค ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ณ๐˜ช๐˜ค.

B588686C-592C-4C14-8AE0-8A95466E8EB5.jpeg

Sesuai dengan tajuk di sesi kedua: ๐˜๐จ๐ฎโ€™๐ซ๐ž ๐“๐ก๐ž ๐‚๐š๐ง๐ฏ๐š๐ฌ, Ibarat kanvas dengan sajian lukisan di dalam sebuah pameran, Ia melangkah konstan, tak terlalu cepat sebab biarkan tamu undangan menikmati presensinya berjalan.

copy_C1341B20-3387-40A9-A970-76C43E4AA99C.mov