
πegup jantung sang jenama Udara kali itu terasa berirama cepat.
Si gadis tak hentinya mematut diri pada pantulan kaca di salah satu sisi ruang, memastikan penampilannya kini tidak ada yang kurang.
Beberapa manusia terlihat pandang, diantara dari mereka adalah rekan seprofesi yang tak lain presensinya ada βtuk ikuti audisi.
Ekor mata melirik ke arah staff, menunggu namanya disebut.
βπΌπ πππΒ π²ππππππππ πΒ πππππ π, itβs your turn.β
Gema suara dari pengeras suara jadi clue, kini tibalah gilirannya berlenggok di atas catwalk.
Tungkai si gadis bergerak, sepatu heels dengan model puffed pumps berwarna putih berjalan di atas catwalk dengan tegap dan tanpa keraguan. Rasa gugup yang tadi ia rasakan kini menguap entah kemana.
Netranya menatap ke depan. Lampu-lampu yang menyorot dirinya memperlihatkan raut wajah tegas Dara, dengan alur membentuk garis lurus dan langkah kaki yang teratur sesuai dengan instrumen musik yang kini sedang diputar.
Kemeja berwarna rock blue, serta trouser dengan warna senada hasil karya designer ternama dari π³ππππππ membalut tubuh ramping si teruni.
Kancing-kancing kemeja tersebut sengaja dibuka hingga sisakan satu dengan ukuran paling besar di bagian atas, membuat balutan kemeja menjadi tak biasaβsedikit tersingkap, memberikan kesan sexy dan modis. Pemilihan bahan silk yang ringan buat penampilannya terlihat casual.
