C0EDFF7A-A3FF-4AA5-931D-00486D4C9583.jpeg

 **O**ktober selalu jadi bulan favorite bagi si puan jenama Udara. Selain karena Oktober merupakan bulan kelahirannya, banyak hal menarik yang terjadi di bulan ke-sepuluh ini.

Salah satunya adalah acara besar milik 𝗥𝗲𝗴𝗶𝗻𝗲 𝗛𝗼𝘂𝘀𝗲, agensi tempatnya bernaung sejak satu tahun yang lalu. Seperti tak pernah ada habisnya, Regine House kembali hadir dengan ide spektakulernya. Tidak tanggung-tanggung, setelah terakhir kali menampilkan nuansa timur tengah dengan padang pasir sebagai latarnya, kali ini mereka menghadirkan konsep mewah nan misterius dengan berlatar di bangunan hotel serupa kastil kerajaan.

5B53649D-CA34-496A-9502-694D7FCFED58.jpeg

Bukan hanya 𝘣𝘢𝘭𝘭𝘳𝘰𝘰𝘮 kastilnya, busana yang akan ditampilkan oleh peragawan dan peragawati tentu tidak kalah menarik. Tapi biar dijelaskan nanti, sekarang kita akan lihat bagaimana sibuknya para model di dalam 𝘣𝘢𝘤𝘬𝘴𝘵𝘢𝘨𝘦 usai sesi 1 sukses terlaksana.

Udara, pemeran utama dalam narasi ini kini sedang berdiri di hadapan cermin besar. Sesekali sang 𝘩𝘢𝘪𝘳𝘴𝘵𝘺𝘭𝘪𝘴𝘵 memastikan bahwa aksesoris megah di atas kepalanya sudah terpasang dengan sempurna.

Semuanya tengah sibuk bersiap sampai salah seorang 𝘍𝘭𝘰𝘰𝘳 𝘋𝘪𝘳𝘦𝘤𝘵𝘰𝘳 memberikan info bahwa sesi kedua; 𝕬𝖒𝖍𝖗𝖆́𝖓 𝖓𝖆 𝕯𝖗𝖆𝖎́𝖔𝖈𝖍𝖙, akan segera dimulai. Sang dara bersama para model lantas bergegas dekati panggung.

Suara musik bergema, kesan mistis terasa kental bersamaan dengan pencahayaan yang dibuat sedemikian rupa. Satu persatu model mulai beraksi, hingga tiba giliran si gadis ‘tuk unjuk diri.

5BA58B56-E167-440C-86C3-D3D8B69BB950.jpeg

—-

Setiap manusia pasti pernah mengalami mimpi buruk sebab nyatanya dalam hidup, selalu dipenuhi dengan dua hal; 𝗕𝗹𝗲𝘀𝘀𝗶𝗻𝗴𝘀 and 𝗖𝘂𝗿𝘀𝗲𝘀. Selaras dengan tema kali ini; 𝐁𝐫𝐞𝐚𝐤 𝐓𝐡𝐞 𝐂𝐮𝐫𝐬𝐞, si puan melenggang dengan tempo lambat di atas sepatu tinggi hasil dari desainer ternama, 𝐼𝑔𝑛𝑖𝑒𝑠𝑧𝑘𝑎 𝑆𝑎𝑧𝑖𝑙.

𝐆𝐢𝐥𝐝𝐞𝐝 𝐎𝐩𝐩𝐮𝐥𝐞𝐧𝐜𝐞 𝐒𝐤𝐲-𝐡𝐢𝐠𝐡 𝐒𝐡𝐨𝐞𝐬, 𝘱𝘭𝘢𝘵𝘧𝘰𝘳𝘮𝘴 setinggi hampir 20cm itu terlihat mengagumkan dengan bahan 𝘱𝘭𝘦𝘹𝘪𝘨𝘭𝘢𝘴𝘴 dan detail emasnya. Seolah membawa kita kembali pada masa abad 15-17, dimana sepatu chopine saat itu sedang sangat populer.

F174E552-98CE-48B6-B6DD-AC866B320731.jpeg

Kenakan sepatu yang rumit bukan jadi masalah baginya, tungkai si gadis melangkah pasti, namun tetap berhati-hati.

Diantara langkahnya, gaun yang ia kenakan terlihat melambai. 𝐆𝐨𝐥𝐝 𝐒𝐚𝐥𝐛𝐚𝐭𝐨𝐫𝐚 𝐆𝐨𝐰𝐧, hasil rancangan dari 𝐴𝑟𝑎𝑏𝑒𝑙𝑙𝑎 𝐾𝑖𝑛𝑐𝑧𝑖𝑙𝑙𝑒𝑟𝑠 resmi mencuri atensi. Dominasi bordiran dan payet warna emas terlihat mencolok, belum lagi model 𝘰𝘧𝘧-𝘴𝘩𝘰𝘶𝘭𝘥𝘦𝘳 yang perlihatkan leher jenjang serta bahu cantik si teruni. Tak hanya itu, kedua sisi lengannya dibuat menjuntai hingga ke tungkai, ditambah detail berumbai di beberapa bagiannya. Mewah, typical pakaian Haute Couture dengan desain yang extravagant.

8A5BCB3A-2656-45A1-ADA0-6F359F2CBF11.jpeg

Cagak kembarnya mengitari lintasan panggung yang dibuat melingkar. Tepat di titik tengah dirinya berhenti. Berlatarkan akar pohon raksasa putih yang menggantung, dirinya berpose. Berdiri menyamping dengan kedua lengan ke depan, pamerkan desain bagian belakang gaunnya yang terlihat mengembang.

41875121-2602-498D-AAA2-D96E3BA7F4BD.jpeg