
Sungguh tak heran jika New York dijuluki sebagai the center of fashion, sebab kerap kali memberikan inspirasi dan menjadi tren bagi para pecinta mode. Bukan hanya bertabur desainer dunia dan brand fashion ternama, namun terbuka pula kesempatan besar untuk berkarir di dunia modeling. Salah satunya audisi callback The Angels yang sedang dilaksanakan pada hari ini.
Udara menjadi salah satu model yang lolos pada tahap pertama, dan kali ini, saatnya si teruni tampilkan kemampuan langsung di hadapan para juri. Tak menampik gugup tentu dirasa, namun Udara berusaha untuk berikan yang terbaik yang ia bisa.
Si gadis kenakan pakaian sesuai ketentuan yang diberi. Cropped tank top warna putih serta high-waisted shorts dengan belt hitam Hermés melingkar di pinggang sebagai aksesorisnya.

Compcard dan persyaratan lain sudah diberikan pada staff usai pertama kali ia jejaki kaki di gedung ini.
“Number 4, Udara Khailamada please come in.”
Maya Longpre mengarahkan sang dara untuk bersiap masuk ke ruang audisi. Pakaian kini sudah berganti menjadi kenakan satu set lingerie. Dihadapan para dewan juri, si gadis berikan senyum sebelum memulai perkenalan diri.
“Afternoon, Judges! My name is Udara Khailamada Adiswara—or you can simply call me Dara. I'm 26 years old, currently living in Jakarta and actively working as a model in Indonesia under REGINE HOUSE.”
“I have a couple of modeling experiences by participating in several fashion shows and having photoshoots with some brands and magazines.”
Pandangan tertuju pada jajaran meja juri. Senyum ramah terulas di bibirnya sebelum ia lanjutkan ucapannya.
“It’s such an honour to be chosen as one of the models for the callback. Thank you for giving me chance and I’ll try my best to be a part of The Angels’ Glam Royale Fashion Show. Thank you!”
Puan bersurai hitam itu akhiri ucapannya. Usai perkenalan, dirinya bersiap untuk berikan penampilan terbaiknya. Tubuh berdiri dengan postur tegap namun terkesan santai. Pandangan ia arahkan lurus ke depan. Rasa gugupnya perlahan melebur, digantikan rasa percaya diri saat dirinya diminta untuk perlihatkan kemampuannya berjalan di atas lajur.
Sepatu hak tinggi hitamnya mulai melangkah dengan ringan di atas catwalk. Sementara itu, kedua lengan si puan berayun di sisi kiri dan kanan guna menjaga keseimbangan. Lenggok pinggangnya terlihat jelas, balutan bra dan panties hitam kiranya berhasil mengekspos bagian lekuk tubuh ramping si wanita.

Kurang lebih satu meter mendekat di hadapan judges, Dara lantas berpose. Kaki kanan sedikit menekuk ke depan, sementara kedua kuasanya berkacak pada pinggang.

Poles riasan tipisnya dapat menangkap senyum tipis yang buat ekspresinya terlihat elegan. Sekon setelahnya tubuh dibuat sedikit menyamping. Pandangan masih kedepan seraya kedua lengan diangkat setinggi puncak kepala, pamerkan lengan serta bagian samping punggungnya yang terbuka. Terlihat seksi pula dengan tatapan matanya yang tajam dan seduktif.
