
Satu sentuhan terakhir pada balut pakaian dari tangan handal sang desainer menyempurnakan penampilan si hawa bernama Udara. Sementara wajahnya sendiri sudah selesai diberi poles riasan sejak hitungan menit yang lalu, di antara kerumun para model lainnya dari balik backstage serta suasana semarak tamu undangan yang hadir di jajaran bangku penonton.
Kota Milan terasa hangat kala itu, jua dengan bangunan gedung Fiera Milano yang tersuguh megah beratapkan kaca sehingga semburat matahari siang dapat menyorot masuk tanpa permisi, layaknya jutaan lampu yang sinarnya merefleksi.
Acara Allure Boutique yang bertajuk RE:NASCENCE : PHASE OF LIFE terus bergulir sejak jarum jam sentuh angka tiga petang. Tetralogi tentang empat fase kehidupan manusia yang terlahir kembali menjadi konsep utama, sukses menyihir para hadirin di sana.
Sinar matahari perlahan surut—walau tak sepenuhnya kehilangan pendar—sebab sunset baru akan terjadi pukul sembilan malam di kota Milan. Panggung semakin meriah, bertepatan dengan dimulainya fase terakhir yang digaungkan oleh para pengisi acara dan Udara menjadi salah satunya.
The tetralogy has entered its last phase.
Staff mewanti-wanti ‘tuk bergegas, lantas si teruni dekati pangkal landasan panggung bersiap untuk tampilkan diri.
“Udara Khailamada, stand by..
… Okay, your turn!”
Bersamaan dengan aba yang meluncur dari bilah salah satu staff, sang dara langkahkan kaki dengan pasti.
Tap, tap, tap, tap.
Bak gerakan tari, tungkainya melenggang berirama. Saling bersahutan dengan instrumen yang diputar oleh pengeras suara, turut manjakan rungu lewat alunan melodi merdu.
Usai pahit-manisnya kehidupan yang dilambangkan dengan tiga fase yang berhasil dilalui, kini tiba saatnya manusia terlahir kembali.
Yellow Leather High Heels membalut indah kaki jenjangnya, bergerak dinamis pada permukaan lantai. Warna kuning mencolok giring atensi, terasa pas dengan konsep JOY yang diusung, berikan aura positif dan percaya diri.
